Melakukan Perbuatan Baik
Jadilah Anggota Masyarakat Yang Aktif
Komitmen Pada Resolusi
Selasa, 09 November 2010
Pentingnya Menghormati Diri Sendiri
Beberapa Hal Pembunuh Konsentrasi
Persaingan di lingkungan kerja saat ini sangat ketat, Anda pun harus jadi karyawan yang produktif agar bisa selamat dan dilihat oleh atasan. Supaya bisa produktif, kita harus bekerja lebih giat dan penuh konsentrasi agar tak melakukan kesalahan. Pastikan Anda terhindari dari hal-hal yang mengganggu konsentrasi berikut ini:
Media Sosial
Psikolog Lucy Jo Palladino, PhD menawarkan beragam tips untuk mengatasi pengganggu konsentrasi, mulai dari media sosial. Saat ini amat mudah untuk terkoneksi dengan teman-teman di dunia maya, serta memutuskan hubungan dari pekerjaan sehari-hari. Misal, Anda selalu terhubung dengan situs media sosial, setiap kali ada update dari teman, Anda jadi melirik ke arah sana, berpaling dari pekerjaan Anda, lalu mencoba mencerna isi update teman, lalu kembali ke pekerjaan. Kesannya sepele, tetapi hal tersebut bisa menghabiskan waktu cukup banyak jika dalam sehari dikumpulkan. Solusi: Cobalah untuk mematikan hal-hal tersebut saat bekerja. Jika memang harus memeriksa, coba periksa pada saat istirahat.
Berlebihan Email
Email yang datang bisa berbondong-bondong dan seakan berteriak minta dijawab segera. Meski email bisa berkaitan dengan pekerjaan, tetap saja hal itu jadi penghambat konsentrasi penuh dari pekerjaan yang sedang Anda jalani. Anda tak aakn bisa melanjutkan pekerjaan jika sesekali berhenti dari pekerjaan untuk menjawab pesan. Solusi: Buatlah waktu spesifik untuk melakukan hal tersebut. Misal, saat beristirahat, Anda bisa mengecek email-email tersebut supaya sisa waktu Anda dalam sehari bisa dilanjutkan untuk mengerjakan tugas Anda. Hal ini akan membantu Anda menyiapkan waktu supaya tidak terganggu.
Tujuh Alasan Untuk Bangun Pagi
Anda pernah mendengar slogan "Early to bed, early to rise, makes a man healthy, wealthy, and wise"? Slogan ini sungguh tepat karena ketika Anda tidur lebih cepat dan bangun lebih awal, Anda mendapat cukup waktu istirahat dan bangun dalam kondisi yang segar-bugar. Dengan kondisi ini, Anda bisa lebih meningkatkan produktivitas hidup Anda sepanjang hari.
Maka, untuk Anda yang masih belum bisa mendapatkan quality time akibat selalu begadang dan bangun kesiangan, coba pertimbangkan untuk lebih mengatur waktu. Bangun pagi itu menyenangkan, lho, karena Anda bisa mendapatkan waktu ekstra untuk melakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan.
1. Mengasah pikiran dan hati
Pagi hari merupakan waktu yang baik untuk pengembangan diri. Bacalah buku-buku self-improvement atau buku biografi tokoh yang Anda kagumi, yang belum habis Anda baca. Baca buku ini pada pagi hari. Suasana yang masih tenang akan menjadi anugerah yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan diri Anda secara profesional, emosional, fisik, mental, dan spiritual. Pagi hari adalah waktu untuk mengasah pikiran dan hati.
9 Cara Memperbaiki Mood Dalam 30 Menit
1. Pompa energi dengan meningkatkan aktivitas
2. Berjalan kaki di alam terbuka
3. Berkomunikasi
4. Singkirkan pekerjaan yang menyebalkan
Minggu, 10 Oktober 2010
Tips Mengatasi Rasa Malas
“Tugas kuliah masih menumpuk di meja, Menghafalkan surat, yah…… hanya dapat ayat
pertama saja sudah bosen, mau membaca tetapi mengantuk akhirnya buku-buku kajian beralih
fungsi menjadi bantal, kasur empuk selalu menyapaku di malam hari, hmm… apa yang bisa
diperbuat agar malas jauh dari diriku?! Akankah hidup yang bagaikan musafir ini disia-siakan
begitu saja? Tidak… tidak boleh hal itu terjadi padaku, aku harus bisa memusuhi 5 huruf itu
yaitu MALAS.”
Malas bisa kita hindari ketika ia datang menyerang kemauan dan semangat kita, di bawah ini ada beberapa tips antara lain:
- Membasuh muka atau mandi ketika kantuk menyerang.
- Mengubah posisi duduk ketika membaca. Misalnya dari duduk berubah menjadi berdiri, namun disarankan jangan dari duduk terus berbaring bisa berbahaya atau bisa kebablasan tidur.
- Berpindah dari ruang baca ke kamar yang lain. Kalau sebagai anak kos bisa disiasati, berpindah dari kamar kita ke beranda kos, ruang tamu atau bahkan bisa juga ke dapur.
- Menghirup udara yang segar dengan cara berdiri di dekat jendela atau membuka jendela jendela kamar lain untuk menambah kesegaran. Sebagai anak kos bisa disiasati dengan menciptakan aroma terapi, misalnya dengan menyemprot ruangan dengan wangiwangian dan jika ada kipas angin, bisa menyetel kipas untuk menyebarkan wangiwangian tersebut ke segala ruang. Karena mungkin tidak semua anak kos mempunyai jendela kamar.
- Berjalan-jalan sebentar di sekeliling rumah. Bisa diganti dengan kegiatan yang lain misalnya merapikan rak yang berantakan, atau kegiatan yang lain yang bisa menggerakkan otot-otot kita.
- Berbincang-bincang sebentar dengan keluarga atau teman sekos namun mengenai hal mubah bukan keharoman. Hati-hati jangan sampai lupa tujuan utama dalam berbincangbincang yaitu untuk menumbuhkan semangat, bukan untuk ngobrol bahkan mengghibah.
- Berdiri membuat secangkir kopi, teh, susu atau juice untuk menghilangkan kebosanan dan menjernihkan akal.
- Mengubah kegiatan ketaatan. Misal bosan menghafalkan surat berganti dengan membaca, jika membaca bosan bisa diganti dengan mendengarkan kajian lewat CD.
Coba Lebih Menghargai Hidup
Apasih arti ketenangan hidup ?
Apakah berhubungan erat dengan kekayaan ?
Apakah uang segala-galanya ?
Apakah kita perlu mencari uang sebanyak-banyaknya untuk mencukupi kehidupan sampai-sampai kita baru pulang sampai ke rumah jam 9 atau 10 malam setiap harinya ? Hingga kita mengorbankan waktu untuk keluarga, orang tua, istri ataupun anak… Saya rasa semua orang akan melakukan hal itu semua, demi kesejahteraan keluarga, termasuk saya… Tapi bagaimana caranya supaya kita bisa kaya raya, tapi hidup tenang, sehat wal afiat dan bahagia… Mungkin saya punya sedikit pengalaman yang bisa dibagi : Sabar… ini sangat penting. Jangan kesusu atau ngoyo untuk menduduki posisi puncak karir. Karna efeknya akan banyak rekan kerja yang tidak suka dengan sikap agresif tadi. Pelan-pelan berikan sumbangsih, kritik atau saran ke hal yang berhubungan dengan kerja kita dengan santai, rilex tapi berbobot. Jangan mengebu-gebu… it’s not good you know… Jika kita berwirausaha, tanamkan kebaikan, jaga hubungan baik dengan semua partner bisnis, meskipun partner bisnis kita tersebut cuma tukang ojek yang nganter kita ke pasar…
Selalu berdoa. Ya, setiap usaha kita harus selalu diiringi dengan doa. Kadang kala kita sudah maksimal, kita merasa planning kita sudah perfekto… yakin 110% berhasil, tapi… ngak tahu kenapa… kita gagal.. Kita tidak sempurna, man… Jadi kita butuh sekali bantuan yang namanya “Kuasa Illahi”… Ikhlas… Ya, harus ikhlas dulu sebelum melakukan sesuatu. Karna dengan ini kita bisa menerima apapun hasil kerja kita, baik hasilnya baik ataupun buruk. Baik nanti ada yang suka ataupun tidak suka. So… mental kita sudah siap… siap sukses dan siap gagal! Ikhtiar/Never Give Up! Atau jangan pernah menyerah… Yup!, terus berusaha sampai kita benar-benar ngak mampu. Apa sih yang dimaksud dengan tidak pernah menyerah ?!. Hal ini pernah ditanyakan oleh murid-muridnya Imam siapa gitu (sorry lupa!)… Beliau ditanya ” Apa yang dimaksud dengan jangan pernah menyerah ? “, sang Imam tidak menjawab, tapi malah mengajak murid-muridnya itu berlari keliling lapangan. Setelah 5, 10 putaran murid-murid sang imam masih ikut menemani lari. Tapi satu per satu para murid kelelahan, dan berhenti… sedangkan sang imam terus berlari meskipun sudah tidak bisa berdiri lagi… sampai akhirnya pingsan! Lalu, setelah sadar para muridnya bertanya lagi ” kenapa imam tidak berhenti berlari, padahal sudah kelelahan ?”, Sang Imam menjawab ” itu yang namanya ikthiar, terus berusaha sampai kita benar-benar tidak punya daya lagi” Menabung. Banyak yang mengangap remeh hal ini. Anda bisa menabung dalam bentuk uang, perhiasan, emas atau asuransi. Ini sangat berguna untuk proteksi kehidupan kita atas intervensi diluar kekuatan kita. Misalnya gangguan politik yang menyebabkan inflasi atau krisis, proteksi dikala kita atau sanak saudara sakit, proteksi jika kita ingin resign dari perusahaan kita dikala kita sudah jenuh menjadi karyawan dan mulai ingin menjadi seorang enterpreneur. Berolahraga. Jangan pernah meningkalkan ini… Usahakan 30 menit setiap harinya berolahraga. Kalau masih ngak bisa, usahakan seminggu 1 kali. Kalau ini juga nggak bisa, gaswat bos!, siap-siap penyakit datang 1 persatu, dari masuk angin awalnya, kemudian kelelahan, kemudian flu, badan pegal-pegal, tipes, asam urat, stres lalu gila. Ya, jika kita ngak olahraga kita bisa gila! Kenapa ? Dengan berolahraga, kita melepaskan ketegangan hidup, kita berbincang, tertawa dengan rekan tim, aliran darah kita lancar, keluar keringat penyakit dsb… Pasti kelelahan sepulang olahraga, tapi pas bangun tidur, dijamin badan kita seger… Menikah. Yup, selain mendapatkan sahabat sejati tempat kita berbagi, kita juga bisa menjaga mata,
hati, pikiran lalu bercinta dengan istri/ suami kita. Halal dan Wueeenak . Bercinta ada manfaat lainnya… yaitu obat stres paling mujarab didunia. karna setelah kita bercinta, tubuh kita mengeluarkan zat alami, zat endorfin. Yaitu, zat yang terdapat pada obat anti depresi. Zat ini bisa didapatkan juga didalam susu, setelah kita berolah raga dan bercinta. Yang paling mujarab, adalah bercinta. So… segerahlah menikah… jangan cuma pacaran dan kawin, menikahlah dengan pasangan anda… Pilihlah pasangan yang “baik” bukan yang sempurna… Semoga kita bisa mendapatkan ketenangan hidup yang hakiki. Salam sukses !!
Semoga anda bisa lebih memaknai hidup ini..

